Sekaten merupakan upacara tradisional tahunan yang diselenggarakan oleh Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Berlangsung dari tanggal 5 hingga 12 Mulud (bulan Rabiul Awal dalam kalender Jawa), perayaan bersejarah ini berpusat di kawasan cagar budaya Keraton, Masjid Gedhe Kauman, dan Alun-Alun Utara Yogyakarta. Selama satu minggu penuh, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan prosesi sakral pembunyian gamelan sekati yang sarat akan nilai luhur penyiaran Islam di tanah Jawa. Puncak dari rangkaian tradisi ini ditandai dengan upacara Garebeg Mulud, di mana gunungan hasil bumi dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol rasa syukur dan keberkahan.
Sekaten merupakan upacara tradisional tahunan yang diselenggarakan oleh Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Berlangsung dari tanggal 5 hingga 12 Mulud (bulan Rabiul Awal dalam kalender Jawa), perayaan bersejarah ini berpusat di kawasan cagar budaya Keraton, Masjid Gedhe Kauman, dan Alun-Alun Utara Yogyakarta. Selama satu minggu penuh, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan prosesi sakral pembunyian gamelan sekati yang sarat akan nilai luhur penyiaran Islam di tanah Jawa. Puncak dari rangkaian tradisi ini ditandai dengan upacara Garebeg Mulud, di mana gunungan hasil bumi dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol rasa syukur dan keberkahan.
Rangkaian acara sekaten: Miyos Gangsa: Rabu, 19 Agustus 2026 (pukul 19.30–22.00 WIB). Tabuh Gamelan Sekaten: Dilaksanakan setiap hari secara terbuka hingga 25 Agustus 2026. Kondur Gangsa: Selasa, 25 Agustus 2026 (pukul 19.00–22.00 WIB). Garebeg Mulud (Puncak Acara): Rabu, 26 Agustus 2026.
Gamelan Kerajaan
Pasar Malam Sekaten
Gunungan Grebeg
Pertunjukan Wayang
TIKET EVENT
Harga mulai dari
Banyak acara menarik di sekitar Yogyakarta yang wajib kamu kepoin selama liburan!